Problematika Remaja Dan Solusinya


New PictureProblematika remaja di zaman modern ini termasuk masalah terpenting yang dihadapi semua masyarakat di dunia, baik masyarakat muslim maupun non muslim. Hal ini dikarenakan para pemuda dalam masa pertumbuhan fisik maupun mental, banyak mengalami gejolak dalam pikiran maupun jiwa mereka, yang sering menyebabkan mereka mengalami keguncangan dalam hidup, dan mereka berusaha sekuat tenaga untuk melepaskan diri dari berbagai masalah tersebut. Dan itu semua tidak mungkin terwujud kecuali dengan (kembali kepada ajaran) agama dan akhlak Islam, yang keduanya merupakan penegak (kebaikan dalam) masyarakat, (sebab terwujudnya) kemaslahatan dunia dan akhirat, dan sebab turunnya berbagai kebaikan dan berkah (dari Allah Ta’ala) serta hilangnya semua keburukan dan kerusakan. Agama Islam sangat memberikan perhatian besar kepada upaya perbaikan mental para pemuda. Karena generasi muda hari ini adalah para pemeran utama di masa mendatang, dan mereka adalah pondasi yang menopang masa depan umat ini. Oleh karena itulah, banyak ayat al-Qur’an dan hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang menghasung kita untuk membina dan mengarahkan para pemuda kepada kebaikan. Karena jika mereka baik, maka umat ini akan memiliki masa depan yang cerah, dan generasi tua akan digantikan dengan generasi muda yang shaleh, insya Allah . Perhatian Besar Agama Islam Terhadap Kebaikan Generasi Muda Selengkapnya download disini …..

Rasulullah Berlindung Diri dari Kemalasan


Rasûlullâh shallallahu ‘alaihi wa sallam berlindung diri dari kemalasan

jauhi sifat malasjauhi sifat malas

Allâh Subhanahu wa Ta’ala telah memerintahkan hamba-Nya untuk berlomba-lomba dalam kebaikan dalam firman-Nya,

            Maka berlomba-lombalah kamu (dalam membuat) kebaikan (Q.s. al-Baqarah/2: 148)

            Dengan demikian, jelaslah bahwa tugas seorang Muslim di dunia ini ialah memperbekali diri dengan amal shaleh sebanyak-banyaknya, berusaha menjadi orang yang pertama dan paling gesit dalam setiap amal shaleh layaknya Abu Bakar radhiallahu ‘anhu dan merindukan beramal shaleh pada setiap saat dan di setiap tempat. Baca lebih lanjut

Bila Buah Hati Anda Takut Hantu


Hati orang tua mana yang tidak kecewa, bila si buah hati menjadi anak yang penakut. Kalau ketakutan si anak masih dalam batas wajar, misalnya takut terhadap binatang yang lebih besar badannya dari dirinya, atau takut terhadap binatang yang menjijikkan, terhadap orang-orang asing yang belum dikenalnya; semua itu tidaklah menjadi masalah besar dalam pendidikan pribadi anak. Tetapi takut terhadap kegelapan dan takut hantu, hal ini bisa berakibat fatal bagi pembentukan pribadi anak, bila tidak ditangani sedini mungkin. Bukankah kita menginginkan agar anak-anak menjadi manusia mukmin dan mukminah yang kuat imannya, mampu mengemban amanah ubudiyyah lillahi wahdah (beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala semata) dengan tauhid dan tidak takut kepada siapapun, kecuali kepada Allah Subhanahu wa Ta’alasemata serta tidak takut celaan manusia? Baca lebih lanjut

Ummi Izinkan Aku Menangis.. Jika Air Matamu Terjatuh Karena Kedurhakaanku..


Ummi…
Ketika Aku melihatmu
Entah kenapa terpancar dari wajah teduhmu ketenangan
Terbesit dari balik senyummu keindahan
Dan terasa lebih indah jika aku ceritakan semua ini
Pada bintang yang berkilauan…

Ummi…
Izinkanlah aku menangis
Jika air matamu menangis
Jika air matamu terjatuh karena kedurhakaanku
Kedua tanganmu memelukku karena kerinduanmu padaku
Bibir dan lisanmu yang kau basahi dengan dzikir dan doa
Demi mengharapkan keshalihan agama dan akhlakku

Ummi…
Ketika detak jantungku mulai berdetak kencang
Dan terasa akan berhenti..
Saraf dalam tubuhku mulai merasakan sakit yang tidak akan terobati
Denyut nafas dalam jiwaku mulai terasa berhenti
Maka, hanya kalimat maaf yang masih terlantun lembut
Dari lubuk hati kecilku..

Imam Abu Hanifah Rahimahullah pernah berkata, “Demi Allah bukanlah pukulan cambuk yang menyakitkanku, akan tetapi cucuran air mata ibundaku yang membuat hatiku terluka.” Segera seka air matanya dan buatlah ia bahagia!

(tertarik bisnis tapioka ?)

FAIDAH TAKWA #2


Takwa sebagai sebab keberuntungan.

Allah Ta’ala berfirman,

Mereka Itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhan mereka, dan merekalah orang-orang yang beruntung [Al-Baqarah : 5]

FAIDAH TAKWA #1


Takwa sebagai sebab memperoleh petunjuk dengan Al Quran.

Allah Ta’ala berfirman

Kitab (Al Quran) Ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa [Al-Baqarah:2]

Allah Ta’ala akan memberikan hidayah taufiq bagi orang yang bertakwa.

Mengedarkan Kotak Infak Saat Khatib Naik Mimbar


Dijawab oleh Ustadz Syahrul Fatwa (Pengajar Ma’had Riyadhush Shalihin Pandeglang, Banten dan Pengasuh Majalah Al-Furqon)

Tanya:

Assalamu’alaikum. Ustadz, bagaimana hukum menjalankan kotak infaq di masjid pada saat ada khotib naik mimbar atau pada saat pengajian rutin? Jazakallahu khoiron. (Mujiono, Tanjungpinang)

Jawab:
Wa’alaikumussalam warohmatullohi wa barakaatuh.

Pertanyaan ini mengandung dua pertanyaan;
Pertama: Hukum menjalankan kotak infak di masjid saat khotib naik mimbar
Kedua: Hukum menjalankan kotak infak saat pengajian rutin Baca lebih lanjut